Loker Pekanbaru terbaru! PT. Pasifik Cipta Solusi membutuhkan kandidat terbaik untuk posisi Teknisi Mesin EDC - Pekanbaru (Panam). Pastikan kamu memenuhi persyaratan di bawah ini sebelum melamar.
Detail Lowongan
| Posisi | Teknisi Mesin EDC - Pekanbaru (Panam) |
| Perusahaan | PT. Pasifik Cipta Solusi |
| Lokasi | Pekanbaru |
| Gaji | Rp 2.600.000 – Rp 3.500.000 per month |
| Status | Terverifikasivia JobStreet |
Kualifikasi & Persyaratan
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar adalah sebagai berikut:
- Pendidikan minimal SMA/SMK
- Mengerti cara kerja mesin EDC dan sistem pembayaran (nilai plus)
- Bisa troubleshooting perangkat elektronik
- Familiar dengan instalasi dan konfigurasi device
- Memiliki kemampuan komunikasi yang baik (karena berhadapan dengan merchant)
- Memiliki SIM C beserta motor pribadi dan siap kerja lapangan/mobile
- Pengalaman sebagai teknisi (lebih diutamakan)
- Melakukan instalasi dan setup mesin EDC di lokasi merchant
- Melakukan maintenance (perawatan rutin) mesin EDC
- Troubleshooting jika terjadi kerusakan atau gangguan
- Melakukan penggantian unit (swap device) jika diperlukan
- Memastikan koneksi mesin berjalan normal
- Memberikan edukasi penggunaan mesin ke merchant
- Membuat laporan pekerjaan harian/mingguan
- Koordinasi dengan tim support atau vendor jika ada issue kompleks
- Monitoring performa mesin di lapangan
Bagaimana cara melamar?
Klik tombol "Lamar Sekarang" di bawah. Siapkan CV dan dokumen pendukung sebelum melamar.
Demikian informasi lowongan kerja dari PT. Pasifik Cipta Solusi di Pekanbaru. Segera kirimkan lamaran kamu sebelum batas waktu pendaftaran berakhir. Semoga sukses! Gabung juga komunitas kami untuk update lowongan kerja Pekanbaru setiap hari:
Lihat juga:
Informasi Seputar Posisi Ini
Teknisi — baik itu MEP, listrik, AC, maupun IT — termasuk posisi yang paling susah dicari di Pekanbaru. Proyek perumahan, perkantoran, dan mal terus bertambah, sementara tenaga teknisi bersertifikat masih terbatas. Kalau kamu punya keahlian dan sertifikasi yang tepat, posisi tawarmu lebih kuat dari yang kamu kira.
Gambaran Penghasilan
Kisaran gaji teknisi di Pekanbaru cukup variatif tergantung spesialisasi dan pengalaman. Teknisi AC untuk servis dan instalasi biasanya dapat Rp 3–5 juta/bulan plus upah per unit di beberapa tempat. Teknisi listrik dan MEP untuk proyek konstruksi lebih tinggi, kisaran Rp 3,5–6 juta. Teknisi IT seperti network engineer atau support laptop bisa di angka Rp 3–4,5 juta. Yang kerja untuk kontraktor PLN atau di bawah naungan BUMN biasanya paling tinggi — bisa Rp 5–7 juta termasuk tunjangan risiko.
Latar Belakang yang Diutamakan
- Lulusan SMK Teknik Listrik, Elektronika, Refrigerasi/AC, atau Informatika punya keunggulan langsung
- Sertifikasi BNSP atau K3 Listrik benar-benar membuka pintu yang berbeda — bukan sekadar nilai tambah formalitas
- Bisa baca gambar teknik atau wiring diagram, bahkan kalau hanya dasar sekalipun
- Bersedia on-call dan lembur — ini sudah jadi bagian dari pekerjaan, bukan pengecualian
Yang Penting Disiapkan
Kalau punya portofolio, bawa — foto proyek yang pernah dikerjakan, sertifikat pelatihan, atau bahkan foto instalasi yang sudah selesai. Banyak HRD teknis akan lebih memperhatikan ini daripada IPK. Kalau belum punya, mulai dokumentasikan pekerjaan berikutnya dari sekarang.
Tes praktik atau soal teknis singkat sering diberikan di interview teknisi — bukan untuk menjebak, tapi untuk mengecek apakah klaim di CV sesuai kenyataan. Jangan overclaim keahlian yang belum dikuasai penuh. Lebih baik bilang "pernah pegang tapi belum expert" daripada ketahuan tidak bisa saat tes.
Kesadaran K3 juga dilihat. Pewawancara teknis bisa langsung menilai apakah kamu sudah punya kebiasaan kerja yang aman atau belum — dari cara kamu menjawab pertanyaan sehari-hari soal kerja lapangan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
"Pernah menangani masalah yang hasilnya tidak sesuai harapan klien atau atasan?"
Hampir semua teknisi berpengalaman pernah menemui ini. Ceritakan bagaimana kamu melakukan troubleshoot dan menyelesaikannya — itu yang ingin didengar, bukan cerita tentang pekerjaan yang selalu mulus.
"Standar K3 apa yang kamu terapkan saat kerja dengan tegangan tinggi atau di ketinggian?"
Jawaban konkret: APD apa yang dipakai, prosedur lockout sebelum sentuh panel listrik, cara cek peralatan sebelum naik. Kalau jawabannya masih di level teori, itu tanda merah bagi pewawancara teknis.
"Merek atau sistem apa yang paling kamu kuasai sekarang?"
Jawab spesifik dan jujur. Pengalaman menangani merek tertentu — misalnya Daikin, Panasonic, atau Schneider untuk panel listrik — lebih bernilai dari klaim bisa menangani semua merk. Spesialisasi justru dicari.