Kabar baik untuk pencari kerja di Pekanbaru! PT Indonesia Equipment Centre sedang membutuhkan tenaga profesional untuk mengisi posisi Warehouse Staff (Jambi & Pekanbaru) di lingkungan kerja yang dinamis.
📋 Detail Lowongan
| Posisi | Warehouse Staff (Jambi & Pekanbaru) |
| Perusahaan | PT Indonesia Equipment Centre |
| Lokasi | Pekanbaru Kota, Pekanbaru, Riau |
💼 Tugas & Tanggung Jawab
- Melakukan Daily Cycle Count secara rutin, teliti, dan akurat.
- Memahami serta mampu mengoperasikan sistem ERP.
- Memahami spare part, khususnya spare part untuk unit Dump Truck.
- Menyusun Weekly Report Inventory dan melaporkan setiap temuan kepada atasan langsung.
- Memastikan kesesuaian antara stok fisik dengan data pada sistem.
- Menjaga ketertiban, akurasi, dan administrasi inventory di area warehouse.
✅ Kualifikasi
Berikut adalah kualifikasi yang dibutuhkan untuk posisi ini:
- Pendidikan minimal SMA/SMK
- Pengalaman 1–3 tahun
- Inventory Management
- Stock Opname
- Logistics Management
- Warehouse Management
📎 Persyaratan Dokumen
Dokumen yang perlu disiapkan/dibawa saat melamar:
- Laki-laki, usia 25–30 tahun.
- Pendidikan minimal SMA/SMK.
- Memiliki pengalaman kerja 1–3 tahun sebagai Warehouse Staff, khususnya di bidang spare part unit Dump Truck.
- Memahami sistem inventory dan memiliki kemampuan mengoperasikan ERP.
- Teliti, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
- Bersedia ditempatkan di Jambi atau Pekanbaru.
ℹ️ mintainfo adalah platform agregator loker — informasi ini kami tampilkan ulang dari sumber publik dengan mencantumkan sumber, bukan hasil kontak/kumpulan data kami sendiri.
Itulah detail lowongan kerja Warehouse Staff (Jambi & Pekanbaru) di PT Indonesia Equipment Centre Pekanbaru. Jangan tunda lagi, segera siapkan berkas lamaran kamu dan raih kesempatan karier ini! Gabung juga komunitas kami untuk update lowongan kerja Pekanbaru setiap hari:
Lihat juga:
Informasi Seputar Posisi Ini
Logistik di Pekanbaru terus tumbuh — dan ini salah satu bidang yang rekrutmennya paling konsisten sepanjang tahun. JNE, J&T, SiCepat, Anteraja, sampai ekspedisi lokal dan distributor FMCG besar selalu butuh orang, terutama kurir dan operator gudang.
Soal Gaji
Gaji di logistik sangat tergantung apakah ada komponen insentif atau tidak. Driver distribusi perusahaan biasanya dapat gaji pokok Rp 2,5–3,5 juta/bulan, tapi kurir paket bisa lebih dari itu kalau volume pengirimannya tinggi — sistem komisi per paket bisa menambah Rp 1–2 juta lagi. Operator gudang biasanya flat di kisaran Rp 2,5–3,5 juta, dengan lembur dihitung terpisah.
Supervisor logistik sudah berbeda cerita — kisaran Rp 4–6 juta, tapi butuh pengalaman nyata, bukan sekadar ijazah.
Syarat yang Biasa Diminta
- Driver: SIM A atau B1 aktif — ini syarat mutlak, tidak bisa diganti apapun
- Kurir: SIM C aktif, punya smartphone (untuk aplikasi pengiriman), hafal area kerjanya
- Operator gudang: fisik prima, bisa baca label dan barcode, SMA/SMK cukup
- SKCK yang masih berlaku — hampir semua posisi logistik minta ini
Hal Praktis Sebelum Melamar
Periksa SIM dan KTP jauh sebelum hari melamar. Bukan hal yang aneh kalau rekrutmen logistik langsung gugurkan pelamar di meja pertama karena dokumen tidak lengkap atau sudah kadaluarsa — mereka tidak punya waktu untuk menunggu.
Untuk kurir dan driver, sering ada pertanyaan soal rute. Di Pekanbaru, area seperti Panam, Tampan, Marpoyan, dan Rumbai punya karakteristik lalu lintas yang berbeda. Menunjukkan kamu tahu ini — tanpa perlu pamer — sudah meninggalkan kesan yang baik.
Kondisi fisik juga dinilai secara tidak langsung. Kerja logistik berat secara fisik, dan HRD bisa lihat dari cara kamu duduk dan bergerak saat interview.
Pertanyaan yang Sering Keluar
"Bisa kerja shift malam atau lembur mendadak?"
Ini bukan formalitas — logistik memang begitu adanya. Kalau ada kondisi tertentu, sampaikan dengan jujur dari awal. Lebih baik transparan sekarang daripada masalah belakangan.
"Pernah ada barang hilang atau insiden saat pengiriman?"
Kalau punya pengalaman sebelumnya dan memang pernah terjadi, ceritakan bagaimana diselesaikan. Itu justru lebih meyakinkan daripada mengaku "tidak pernah ada masalah sama sekali".
"Berapa target pengiriman per hari yang kamu rasa wajar?"
Tunjukkan kamu realistis. Jawab berdasarkan kondisi jalan Pekanbaru — bukan angka optimis yang kelihatan bagus di atas kertas tapi tidak masuk akal di lapangan.