Kabar baik untuk pencari kerja di Pekanbaru! PT. AIR KAMPAR sedang membutuhkan tenaga profesional untuk mengisi posisi Assistant Maintenance di lingkungan kerja yang dinamis.
📋 Detail Lowongan
| Posisi | Assistant Maintenance |
| Perusahaan | PT. AIR KAMPAR |
| Lokasi | Riau |
| Gaji | Rp 8.000.000 – Rp 12.000.000 per month |
| Status | Terverifikasivia JobStreet |
💼 Tugas & Tanggung Jawab
- • Menguasai setiap sistem dan bagian-bagian di department Mekanik
- • Mengetahui dan memahami proses pengolahan TBS
- • Melakukan pengelolaan seluruh proses perawatan/perbaikan mesin PKS atau alat-alat teknik lainnya sesuai SOP
- • Membuat perencanaan, melakukan pengawasan dan melaporkan hasil kerja pada atasan sesuai dengan perencanaan yang efektif dan efisien.
- • Mampu melakukan pemeliharaan dan perbaikan menyeluruh unit-unit mesin pabrik.
- • Menjamin Zero Accident dan Menjamin implementasi SHE di area kerjanya.
- • Menjamin pelaksanaan TPM (Total Preventive Maintenance) sesuai standar SOP.
- • Menjamin kesinambungan proses pengolahan TBS dari aspek TPM (Total Preventive Maintenance).
✅ Kualifikasi & Persyaratan
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar adalah sebagai berikut:
- Pendidikan mininmal D3/S1 Teknik Mesin/Teknik Elektro
- Memiliki pengalaman 2-3 thn sebagai Asisten Maintenance di Pabrik Kelapa Sawit
- Membuat Rencana Kegiatan Maintenance Pabrik
- Pengawasan Perbaikan Alat-Alat dan Mesin Pabrik
- Memiliki jiwa pemimpin dan mampu mengkoordinir Anggota
- Memiliki kemampuan dalam berkomunikasi dan adaptasi yang baik.
- Penempatan di Wilayah Riau
Bagaimana cara melamar?
Klik tombol "Lamar Sekarang" di bawah. Siapkan CV dan dokumen pendukung sebelum melamar.
Demikian informasi lowongan kerja dari PT. AIR KAMPAR di Pekanbaru. Segera kirimkan lamaran kamu sebelum batas waktu pendaftaran berakhir. Semoga sukses! Gabung juga komunitas kami untuk update lowongan kerja Pekanbaru setiap hari:
Lihat juga:
Informasi Seputar Posisi Ini
Teknisi — baik itu MEP, listrik, AC, maupun IT — termasuk posisi yang paling susah dicari di Pekanbaru. Proyek perumahan, perkantoran, dan mal terus bertambah, sementara tenaga teknisi bersertifikat masih terbatas. Kalau kamu punya keahlian dan sertifikasi yang tepat, posisi tawarmu lebih kuat dari yang kamu kira.
Gambaran Penghasilan
Kisaran gaji teknisi di Pekanbaru cukup variatif tergantung spesialisasi dan pengalaman. Teknisi AC untuk servis dan instalasi biasanya dapat Rp 3–5 juta/bulan plus upah per unit di beberapa tempat. Teknisi listrik dan MEP untuk proyek konstruksi lebih tinggi, kisaran Rp 3,5–6 juta. Teknisi IT seperti network engineer atau support laptop bisa di angka Rp 3–4,5 juta. Yang kerja untuk kontraktor PLN atau di bawah naungan BUMN biasanya paling tinggi — bisa Rp 5–7 juta termasuk tunjangan risiko.
Latar Belakang yang Diutamakan
- Lulusan SMK Teknik Listrik, Elektronika, Refrigerasi/AC, atau Informatika punya keunggulan langsung
- Sertifikasi BNSP atau K3 Listrik benar-benar membuka pintu yang berbeda — bukan sekadar nilai tambah formalitas
- Bisa baca gambar teknik atau wiring diagram, bahkan kalau hanya dasar sekalipun
- Bersedia on-call dan lembur — ini sudah jadi bagian dari pekerjaan, bukan pengecualian
Yang Penting Disiapkan
Kalau punya portofolio, bawa — foto proyek yang pernah dikerjakan, sertifikat pelatihan, atau bahkan foto instalasi yang sudah selesai. Banyak HRD teknis akan lebih memperhatikan ini daripada IPK. Kalau belum punya, mulai dokumentasikan pekerjaan berikutnya dari sekarang.
Tes praktik atau soal teknis singkat sering diberikan di interview teknisi — bukan untuk menjebak, tapi untuk mengecek apakah klaim di CV sesuai kenyataan. Jangan overclaim keahlian yang belum dikuasai penuh. Lebih baik bilang "pernah pegang tapi belum expert" daripada ketahuan tidak bisa saat tes.
Kesadaran K3 juga dilihat. Pewawancara teknis bisa langsung menilai apakah kamu sudah punya kebiasaan kerja yang aman atau belum — dari cara kamu menjawab pertanyaan sehari-hari soal kerja lapangan.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
"Pernah menangani masalah yang hasilnya tidak sesuai harapan klien atau atasan?"
Hampir semua teknisi berpengalaman pernah menemui ini. Ceritakan bagaimana kamu melakukan troubleshoot dan menyelesaikannya — itu yang ingin didengar, bukan cerita tentang pekerjaan yang selalu mulus.
"Standar K3 apa yang kamu terapkan saat kerja dengan tegangan tinggi atau di ketinggian?"
Jawaban konkret: APD apa yang dipakai, prosedur lockout sebelum sentuh panel listrik, cara cek peralatan sebelum naik. Kalau jawabannya masih di level teori, itu tanda merah bagi pewawancara teknis.
"Merek atau sistem apa yang paling kamu kuasai sekarang?"
Jawab spesifik dan jujur. Pengalaman menangani merek tertentu — misalnya Daikin, Panasonic, atau Schneider untuk panel listrik — lebih bernilai dari klaim bisa menangani semua merk. Spesialisasi justru dicari.